Implementasi K3 Pesawat Uap dan Bejana Tekan di Industri Manufaktur: Studi Lapangan Ahli K3 di PT Perwita Karya
Fajar HSE SKILLUP
12/05/2026
SLEMAN, DIY – Dalam upaya mencetak tenaga ahli yang kompeten menghadapi risiko tinggi di dunia kerja, sebanyak 18 peserta Sertifikasi Ahli K3 Pesawat Uap, Bejana Tekan (PUBT), dan Tangki Timbun dari HSE SkillUp melaksanakan kunjungan industri ke PT Perwita Karya pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kunjungan yang berlokasi di Berbah, Sleman ini bertujuan menjembatani teori regulasi Kemnaker RI dengan realita teknis di lapangan, khususnya pada industri manufaktur furnitur skala ekspor yang memiliki kompleksitas peralatan bertekanan tinggi.
Sinergi Teori dan Praktik di Lini Produksi
Kunjungan industri ini bukan sekadar observasi visual, melainkan analisis mendalam terhadap objek pengawasan K3. Didampingi oleh Sasongko Yunianto, S.ST (Pengawas Spesialis PUBTT DIY), para peserta melakukan bedah teknis pada dua komponen kritikal:
Sistem Pesawat Uap (Boiler): Peserta mempelajari bagaimana uap panas dihasilkan untuk mendukung proses produksi furnitur. Selain aspek keamanan, kunjungan ini menyoroti solusi efisiensi energi melalui pemanfaatan limbah B3 sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan
Sistem Bejana Tekan (Air Receiver Tank): Mengingat lini produksi menggunakan sistem pneumatik masif, peserta mengobservasi tangki udara untuk memastikan kepatuhan terhadap standar ASME BPVC dan teknik pencegahan korosi guna mencegah risiko kegagalan struktur.
Insight Narasumber: Tiga Pilar K3 PUBT
Dalam sesi diskusi, Bapak Sasongko menekankan bahwa kompetensi seorang Ahli K3 tidak boleh hanya terpaku pada pemeriksaan fisik alat. Salah satu pilar utamanya adalah kemahiran dalam penyusunan Job Safety Analysis (JSA) operasional PUBT sebelum tim teknis melakukan pemeliharaan pada tangki timbun maupun boiler. Beliau menggarisbawahi tiga poin krusial yang wajib dikuasai oleh setiap calon Ahli K3:
Urgensi Riksa Uji Berkala: Peralatan bertekanan adalah “bom waktu” jika abai terhadap jadwal inspeksi rutin. Kepatuhan pada riksa uji adalah investasi keamanan jangka panjang.
Standar Kompetensi Operator: Mesin yang laik harus dioperasikan oleh personel yang memiliki lisensi resmi guna meminimalkan human error.
Identifikasi Bahaya Spesifik: Di industri furnitur, risiko tidak hanya datang dari tekanan mesin, tapi juga interaksi antara suhu tinggi dengan material kayu dan debu produksi.
Membangun Budaya K3 di Sektor Furnitur
PT Perwita Karya dipilih sebagai lokasi kunjungan karena komitmennya dalam menerapkan standar keselamatan pada divisi produksinya. Bagi peserta, melihat langsung implementasi APD, rambu keselamatan, dan prosedur tanggap darurat di area produksi memberikan perspektif baru yang tidak didapatkan di dalam kelas.
“Melalui praktik lapangan ini, kami berharap para calon Ahli K3 tidak hanya hafal pasal regulasi, tapi mampu memberikan solusi teknis saat menghadapi masalah di lapangan nanti,” ujar perwakilan dari HSE SkillUp.
Kesimpulan & Manfaat bagi Peserta
Kunjungan ini memastikan peserta memiliki kompetensi dalam:
Melakukan inspeksi mandiri pada pesawat uap dan bejana tekan.
Memahami alur dokumen perizinan dan riksa uji sesuai regulasi Kemnaker RI.
Menganalisis potensi bahaya di lingkungan kerja industri manufaktur.
FAQ (Sering Ditanyakan)
1. Mengapa industri furnitur membutuhkan boiler?
Boiler digunakan untuk proses pengeringan kayu (kiln drying) agar mencapai kadar air yang stabil untuk produk seperti Classic Bed.
2. Apa risiko utama bejana tekan?
Risiko utama meliputi kebocoran gas/udara, penipisan dinding tangki akibat korosi, hingga ledakan akibat tekanan berlebih.
3. Bagaimana cara menjadi Ahli K3 PUBT?
Anda dapat mengikuti pelatihan sertifikasi Kemnaker RI yang diselenggarakan oleh PJK3 resmi seperti HSE SkillUp.
Tertarik meningkatkan kompetensi K3 Anda? Ikuti jadwal sertifikasi terbaru kami dan jadilah bagian dari profesional keselamatan kerja masa depan.
HSE SkillUp adalah pusat pelatihan dan sertifikasi K3 resmi yang berdedikasi meningkatkan kompetensi profesional industri melalui program berbasis praktik dan standar nasional.